Cara Menyimpan Daging Kurban Dengan Benar
4 Cara Mudah Menyimpan Daging Kurban Dengan Benar

Setiap perayaan Hari Raya Idul Adha, hampir disetiap wilayah melakukan pemotongan hewan kurban, yang kemudian dibagikan kepada masyarakat di daerah sekitarnya. Biasanya, kita mendapat jatah daging yang disembelih, baik dari tetangga yang berkurban, masjid atau surau, dan dari instansi pemerintahan.

Daging yang didapat bisa diolah sesuai keinginan, dan banyak sekali resep makanan berbahan dasar hewan kurban. Akan tetapi apakah kamu mau menghabiskan semua daging kurbanmu saat itu juga?. Nah, apabila kamu tidak ingin memasaknya saat itu juga, maka kamu dapat menyimpannya terlebih dahulu.

Mungkin hingga saat ini banyak masyarakat yang belum tahu cara menyimpan daging kurban dengan baik agar kualitas daging tetap terjaga. Berikut beberapa tips dari beberapa pakar kesehatan tentang bagaimana cara menimpan daging hewan kurban yang benar, agar kualitas daging tetap terjaga.

1. Jangan langsung mencuci daging 

Sebelum disimpan, jangan mencuci daging. Jika daging langsung dicuci maka daging akan mudah terkontaminasi oleh bakteri apabila tidak segera diolah. Dan hal ini dapat merusak kualitas daging. Alangkah baiknya cuci daging ketika hendak dimasak saja.

2. Potong daging sebelum disimpan di dalam lemari pendingin(kulkas)/freezer

Jika kamu mendapatkan banyak daging, maka jangan menyimpan lebih dari 2kg daging utuh di lemari pendingin. Sebaiknya potong daging dengan ukuran lebih kecil, kemudian disimpan menjadi beberapa wadah atau kantong plastik putih. Menyimpan daging dalam potongan kecil juga mencegah penurunan kualitas daging yang disimpan dalam potongan besar. Daging cincang dan disimpan dengan benar dapat bertahan hingga satu bulan

Setiap potongan daging dapat disimpan di wadah atau kantong plastik putih yang terpisah sehingga dapat dengan mudah dikeluarkan dari lemari es jika ingin diolah. Pilih wadah penyimpanan makanan yang berkualitas baik untuk memastikan daging masih layak ketika dimasak.

3. Simpan daging di dalam lemari pendingin(kulkas)/freezer

Perhatikan suhu lemari pendingin, temperatur yang tepat dan waktu yang cukup penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Bakteri tidak akan suka jika lingkungan terlalu panas atau terlalu dingin. Bakteri mudah tumbuh pada suhu kisaran suhu 7-63 °C.

Untuk menyimpan daging lebih baik atur suhu kulkas menjadi minus satu sampai satu derajat celsius. Pada saat yang sama, sebagian besar bakteri yang meracuni makanan tidak mati, tetapi bakteri hanya akan menjadi tidak aktif ketika didinginkan atau dibekukan pada suhu di bawah 7 °C.

4. Rendam daging dalam suhu normal sebelum dimasak

Jika Anda ingin memasak daging beku, jangan mencairkan daging beku atau daging dengan air panas. Cara yang benar adalah menempatkan daging beku pada suhu air keran yang normal (dalam situasi di mana daging masih dibungkus dengan plastik). Setelah daging empuk lagi, buka plastiknya, cuci sampai bersih, kosongkan, dan siapkan untuk memasak.

Tempatkan daging beku yang hendak dimasak atau diolah dalam mangkuk berisi air pada suhu normal. Setelah daging terlihat empuk, cuci sampai bersih, tiriskan, lalu masak.


Cukup sekian tips dari kami tentang 4 Cara Mudah Menyimpan Daging Kurban Dengan Benar. Terimakasih dan share artikel ini jika dirasa bermanfaat agar semua orang tau bagaimana cara menyimpan daging yang baik dan benar.
Baca juga:

1 Comments

  1. Ya bagus infonya, aku juga nyimpannya di freezer biar lebih awet

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post